Berita UtamaKesehatan

PWI Purworejo Serahkan Bantuan ‘Jogo Wartawan’

PURWOREJO, detakjateng-Program Jogo Wartawan merupakan penjabaran dari Jogo Tonggo yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di awal pandemi tahun lalu. Program tersebut lantas diadopsi oleh Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud untuk membantu para wartawan dan keluarganya yang terpapar Covid-19.Amir lantas mengimbau kepada seluruh PWI kabupaten/kita agar membentuk Jogo Wartawan. 

“Atas imbauan Ketua PWI Jateng, kami di Purworejo telah membentuk Jogo Wartawan. Bantuan yang kita berikan adalah paket sembako dan uang. Dengan bantuan untuk menyemangat para wartawan di Purworejo yang terpapar covid-19 baik yang isolasi mandiri (isoman) atau yang dirawat di rumah sakit jika ada,” kata Ketua PWI Purworejo, Aris Himawan, Kamis siang (15/7).

Hari ini, Jogo Wartawan PWI Purworejo telah memberi santunan berupa uang tunai dan paket sembako kepada keluarga Alm wartawan senior Atas Danusubroto. Atas meninggal pada Rabu sore (14/7) setelah sempat dirawat di Bangsal Dahlia RSUD Tjitrowardojo dan langsung dimakamkan di Desa Bubutan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo dengan protokol C-19.

“Saya minta kepada wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan untuk tetap menjaga prokes. Kesehatan lebih utama dari pada liputan di lapangan. Kalau bisa dilakukan dengan liputan tidak langsung, maka wawancaralah dengan menggunakan telepom atau via Whats App. Tapi harus  tetap sesuai kaidah jurnalistik,” kata Aris.Koordinator Jogo Wartawan PWI Kabupaten Purworejo, Marnie menambahkan bahwa, jika ada wartawan atau keluarganya yang sedang menjalani isolasi mandiri, silakan hubungi PWI Kabupaten Purworejo.

“Jogo Wartawan sebagai bentuk kepedulian sesama jurnalis di masa pandemi Covid-19 ini. Namun saya berharap agar teman-teman jurnalis selalu sehat dan berhati-hatilah ketika meliput berita. Utamakan Prokes 5M. Pakai dobel masker saat di tempat keramaian dan hindari kerumunan,” katanya.

Sebagai informasi, Atas Danusubroto adalah wartawan senior yang juga merupakan novelis. Menurut sahabat sekaligus rekan sesama jurnalis dan sastrawan Purworejo, Sumanang Tirta Sudjana, Beliau adalah alumni Persada Studi Club Malioboro sama seperti dirinya. “Almarhum seangkatan dengan penyair Linus Suryadi AG, Emha Ainun Najib (Cak Nun), Novelis Budi Sardjono, Penyair Iman Budhi Santosa. Penyair Darmanto Jatman, Arwan Tuty Artha dan lainnya,” kata Sumanang TS yang juga wartawan senior di Kabupaten Purworejo ini.

Karya-karya dari Atas Danusubroto diantaranya adalah novel berjudul Trah, Sang Pangeran, Pisingsung Kang Wingit, Sak Kedeping Mripat dan masih banyak lagi. “Novel Trah milik almarhum Atas yang diterbitkan oleh Narasi Yogyakarta merupakan salah satu novel berbahasa Jawa yang mendapat penghargaan tertinggi sastra Jawa yaitu renchage award pada tahun 2009,” pungkas Sumanang. (Nurul Retno M)


Koordinator Jogo Wartawan menyerahkan bantuan kepada istri Alm. Atas Danusubroto. (Foto: Nurul RM) 

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 4 =

Back to top button