Kesehatan

Tinggal Dibawah Kaki Gunung Gajah Mungkur, Kasiyem Dapat Bantuan Dari Polisi

SUKOHARJO, detakjateng- Hampir dua tahun, pandemi Covid-19 mendera Indonesia. Selain memengaruhi kesehatan masyarakat, wabah penyakit yang ditularkan oleh virus SARS-SoV-2 itu juga telah melemahkan perekonomian.
Tidak hanya berdampak terhadap warga di kota-kota besar, tetapi pandemi juga mewabah hingga ke pelosok desa. Bahkan dengan cepat, krisis kesehatan dan ekonomi melingkupi hampir seluruh pelosok negeri.


Pandemi ini juga membuat sebagian dari mereka kehilangan pekerjaan dan penghasilan pun menurun drastis. Sebagian kecil di antara mereka mencoba beralih profesi tetapi hanya bisa mendatangkan penghasilan yang juga kecil.


Keadaan ini tergambar pada warga Dukuh Ngemplak RT 01/RW 03 Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Rumah berdinding batu bata tersebut yakni milik Kasiyem. Seorang nenek yang tinggal bertiga bersama anak perempuan serta seorang cucu. 


Rumah dengan ukuran sekitar 8×6 meter tersebut berdiri tepat dibalik Gunung Gajah Mungkur. Bahkan untuk menuju rumahnya, butuh ekstrak tenaga karena jalan yang licin serta berbatuan dan naik turun. 


Kondisi Kasiyem yang sudah tidak mampu mencari rupiah kini harus menggantungkan hidup dari anaknya yang hanya bekerja serabutan. Mirisnya untuk kebutuhan listrik, keluarga tersebut mengandalkan bantuan dari tetangga rumahnya yang berjarak kurang lebih sekitar 20 meter. 


Untuk memastikan keadaan warganya, Kapolsek Bulu AKP Mulyanta mengajak Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan untuk melihat kondisi keluarga tersebut. Tak heran, kedatangan mereka disambut baik oleh Kasiyem dan anaknya serta cucunya. 


Dengan kalimat terbata-bata, Kasiyem menyampaikan rasa terimakasih karena sudah mengunjungi gubuknya. Selain untuk melihat kondisi warganya, Kapolres dan Kapolsek juga memberikan bantuan sembako kepada Kasiyem. 


“Selama PPKM ini diberlakukan pembatasan mobilitas, serta pengetatan aturan yang tentunya berdampak pada kondisi perekonomian. Harapan kami dari Polres Sukoharjo dengan bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak adanya pandemi Covid-19,” ucap Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan.


Sementara itu, Kapolsek Bulu AKP Mulyanta mengatakan, kasus Covid-19 di wilayah Desa Kedungsono terbilang cukup rendah. Hal ini berkat kerjasama para perangkat desa dan petugas lain sehingga kegiatan yang bersifat pengumpulan massa bisa dihentikan.
“Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah patuh Prokes,” katanya.


Mulyanta mengakui, masyarakat Desa Kedungsono terbilang sangat sadar akan Prokes. Mereka juga cukup mudah diarahkan untuk menerapkan pola hidup sehat. (FarraYumna)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 2 =

Back to top button