Kesehatan

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Massal

PURWOREJO, detakjateng.co.id-Antusiasme tinggi masyarakat terlihat pada giat bhakti sosial vaksinasi massal di lingkungan Perumahan Pepabri, RW.05 Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (12/07/2021). Jumlah pendaftar vaksinasi melebihi target awal sehingga ada beberapa yang terpaksa tidak mendapatkan jatah vaksin dan menunda vaksinasinya. 

Giat vaksinasi ini dilakukan guna mendukung program vaksinasi yang sedang gencar dilakukan oleh pemerintah dan juga untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 yang belakangan angka positifnya kembali melonjak.

Giat baksos vaksinasi massal tersebut terselenggara atas kerjasama antara Polres Purworejo, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purworejo, Puskesmas Banyuurip dan Kelurahan Borokulon.Kegiatan dipantau langsung oleh Kapolsek Banyuurip, Camat Banyuurip, Lurah Borokulon dan kepala UPT puskesmas Banyuurip.

Aris Himawan Ketua PWI Purworejo mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mensukseskan gerakan vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah pusat sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.

“Vaksinasi ini juga dilakukan sebagai antisipasi kasus positif Covid-19 yang kembali melonjak di beberapa wilayah Purworejo salah satunya di Kelurahan Borokulon,” katanya.

Disampaikan Aris, sasaran yang mendapatkan vaksinasi kali ini adalah warga RW 05 Kelurahan Borokulon dan beberapa anggota PWI Purworejo. Vaksin yang digunakan kali ini berjenis Sinovac, berasal dari Polres Purworejo melalui program Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri.

“Sedangkan untuk tenaga medis kita bekerjasama dengan Puskesmas Banyuurip,” ujarnya.

Untuk tahap pertama, lanjutnya, vaksinasi dilakukan pada hari ini di gedung balai RW 05 Kelurahan Borokulon. Sedangkan vaksinasi tahap kedua dilakukan pada tanggal 9 Agustus 2021 ditempat yang sama.

Sementara itu, Lurah Borokulon, Muh Khabib menyampaikan, dalam giat vaksinasi ini, dari sasaran awal yang hanya 100 dosis vaksin terdapat 117 orang pendaftar. Sehingga dilakukan penambahan menjadi 110 dosis vaksin. Sedangkan 7 orang pendaftar lainnya terpaksa tidak mendapat jatah vaksin dan menunda vaksinasinya.

“Teknis pendaftarannya kita berkoordinasi dengan ketua RT untuk menginformasikan kepada warga, nantinya warga mendaftar melalui ketua RT. Dari data yang didapat ternyata banyak sekali yang mendaftar dan melebihi sasaran awal, Ini membuktikan antusiasme warga sangat tinggi dalam kegiatan vaksinasi ini,” ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bergilir, selama satu hari dimulai pukul 10.00 hingga selesai. 

“Jadi dilakukan penjadwalan, nanti warga dibagi tiap jamnya bergiliran agar tidak terjadi kerumunan,” imbuhnya.

Camat Banyuurip, Triwahyuni Wulansari menambahkan, pihaknya mengapresiasi terhadap kegiatan vaksinasi yang telah sukses terselenggara. Pihaknya juga mengharapkan masyarakat memiliki kesadaran yang lebih untuk melakukan vaksinasi sebagai upaya penanggulangan Covid-19. 

“Seperti antusiasme yang terjadi pada kegiatan vaksinasi kali ini,” ucapnya.

Untuk antusiasme di Kecamatan Banyuurip sendiri, menurutnya lumayan tinggi. Setiap ada giat vaksinasi yang dilakukan di Puskesmas Banyuurip rata-rata kehadiran mencapai 90 persen. Meskipun, tidak bisa dipungkiri jika masih ada warga yang takut untuk melakukan vaksinasi. Oleh karena itu, selama ini pihaknya getol untuk mengedukasi masyarakat mengenai program vaksinasi ini.

“Masyarakat diharapkan dengan kesadaran sendiri mau untuk divaksin, karena vaksinasi ini dalam rangka untuk menekan penyebaran Covid-19, meskipun nantinya masih bisa terpapar, akan tetapi jika sudah mendapat vaksinasi gejalanya akan lebih ringan,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito juga mengapresiasi kegiatan vaksinasi ini. Pihaknya menghimbau kepada warga yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, nantinya tetap untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terlebih saat ini di Indonesia muncul varian baru yang penularannya sangat cepat.

“Setelah divaksin nanti, bukan berarti bebas tidak menerapkan protokol kesehatan. Tetap patuhi protokol kesehatan 5M, agar tidak tertular,” pungkas Kapolres. (May)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 13 =

Back to top button