Kesehatan

Swab Antigen Harus Dilakukan di Faskes Berijin Resmi, ini Alasannya


SEMARANG, detakjateng – Sejak diberlakukannya PPKM Darurat, jumlah kasus positif Covid-19 di beberapa daerah di Jawa Tengah, termasuk Purworejo cenderung turun. Peran serta semua komponen, terlebih Polri dan TNI sangat signifikan untuk selalu mengingatkan masyarakat pentingnya melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Selain itu pemeriksaan rapid test antigen dan vaksinasi juga digencarkan tiap hari, agar warga memiliki imun tubuh yang kuat. Dalam rilis media yang disampaikan oleh Humas Polres Purworejo Jumat (27/8), Kabiddokkes Polda Jawa Tengah, Dr dr Sumy Hastry Purwanti menegaskan, pemeriksaan rapid antigen harus dilakukan oleh fasilitas kesehatan (Faskes) yang telah mendapat ijin dan supervisi dari Dinas Kesehatan.

“Mengapa rapid antigen harus dilakukan di Faskes yang telah berijin?  Karena jika kita melakukan swab antigen di sembarang Faskes, akan ada banyak kaidah yang tidak tertunai,” kata Hastry, 

Menurut ahli forensik terebut, jika rapid dilakukan faskes yang belum berijin, pencatatan dan pelaporan kasus tidak dilakukan. Sehingga jika ada yang hasilnya positif, sulit terdeteksi dan  akan berdampak pada tindak lanjut berupa tracing dan treatmennya.

“Rapid antigen  memiliki resiko penularan yang tinggi, antar yang diperiksa maupun yang memeriksa jika tidak dilakukan oleh tenaga profesional. Bisa jadi, penanganan limbah medisnya pun tidak sesuai yang tidak sesuai standar. Jadi, periksakan diri dan swab lah ke faskes  yang resmi,” pungkas Dr Hastry. (Nurul Retno M)


Kabidokkes Polda Jawa Tengah, Dr dr Summy Hastry P. (Foto: Ist) 

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 15 =

Back to top button