Pendidikan Dan Budaya

Cegah Hoax Ditengah Pandemi, KKN Univet Bantara Sukoharjo Lakukan Sosialisasi ke Warga Boyolali


BOYOLALI, detakjateng- Ditengah kondisi Pandemi Covid-19, banyak berita Hoax bermunculan di Media Sosial. Bahkan kemudahan mengakses internet dewasa memberikan dampak negatif, salah satunya adalah mempermudah tersebar berita hoax atau berita bohong. 

Di situasi sekarang ini berita hoax tentunya sangat membahayakan karena dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat akan Covid-19. Maka dari itu, perlu adanya sosialisasi mengenai berita hoax yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Univet Bantara Sukoharjo memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Dusun Bandung RT 21/RW 03, Beji, Andong, Boyolali.

Seperti diketahui, hoax merupakan informasi yang direkasa untuk menutupi informasi sebenarnya atau upaya pemutar balikan fakta menggunakan informasi yang meyakinkan tetapi tidak dapat diverifikasi kebenaranya. Fenomena hoax saat ini menimbulkan keraguan terhadap informasi yang diterima, bahkan Hoax di manfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menanamkan fitnah dan kebencian. 

“Saya sengaja memilih sosialisasi dengan tema tentang Hoax karena di masa pandemi sekarang ini berita hoax soal covid marak terutama di media sosial,” kata Angga mahasiswa KKN Univet Bantara Sukoharjo tersebut.

Kegiatan Sosialisasi dan edukasi tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada pemuda bagaimana memfilter berita Hoax yang sering ditemui di media sosial. Dalam sosialisasi tersebut angga menghadirkan poster mengenai apa itu berita hoax, dampak berita hoax dan tips agar terhindar dari berita hoax ditengah pandemi Covid-19. 

Sehingga dengan adanya edukasi ini, diharapkan para pemuda bisa dapat mencegah penyebaran berita hoax.

“Apabila mendapati berita hoax tentang covid diharapkan dapat melaporkanya sehingga dengan adanya hal tersebut dapat mengurangi penyebaran berita hoax dimasyarakat terutama soal Covid-19,” tandas Angga. (FarraYumna)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 18 =

Back to top button