Kesehatan

Ikut Vaksinasi Nasdem Peduli, Siswa SMP ini Tegang Saat Duduk di Depan Vaksinator

PURWOREJO, detakjateng-Wajah Krisna Linggar Permana, siswa SMPN 2 Purworejo terlihat tegang saat duduk di hadapan vaksinator. Sang ayah, Egor Humini pun dengan segera datang dan memeluk putranya agar lebih tenang.

Pemandangan itu terlihat saat gelaran vaksinasi Nasdem Peduli yang dilaksanakan di Kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Purworejo, Sabtu (19/9).”Tadi pas lihat jarum suntik rasanya deg-degan, takut. Tapi setelah disuntik ternyata biasa saja, nggak sakit. Waktu ada vaksin di sekolah saya belum bisa ikut, makanya mendaftar di sini,” kata Krisna.Egor, ayah Krisna menambahkan, kemungkinan anaknya tidak bisa ikut vaksin di sekolah karena takut. “Makanya sekarang saya dan ibunya Krisna ikut dampingi supaya lebih tenang,” kata Egor.

Vaksinasi Nasdem Peduli dipenuhi peserta

Selain TNI, Polri dan Dinas Kesehatan, kini partai politik (Parpol) melalui para legislatornya pun ikut membantu gerakan vaksin massal.
Partai Nasdem hari ini serentak menggelar vaksinasi Nasdem Peduli di setiap DPD kabupaten/kota di Indonesia. Untuk Kabupaten Purworejo, dilaksanakan di kantor DPD Partai Nasdem, Jalan H Agus Salim 58 Tegalsari, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

“DPD Partai Nasdem Kabupaten Purworejo memperoleh alokasi bantuan dari DPR RI sebanyak 1.000 dosis Vaksin Sinovac. Tujuan kami sebagai partai pendukung, ingin membantu pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi,” kata Ketua DPD, Eko Januar di sela-sela pemberian vaksin massal, Minggu (19/9).

Peserta vaksin minimal berusia 12 tahun hingga lansia. Sejak tiga hari dibuka pendaftaran, kuota telah terpenuhi bahkan pendaftar banyak yang terpaksa tak bisa diakomodir. Antusiasme warga memang luar biasa, di setiap sentra vaksin massal selalu dipenuhi massa

“Sebagai partai kami ingin menyukseskan program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Dalah satunya ya dengan vaksin agar tercapai herd immunity. Para peserta juga kami imbau agar menjadi teladan di lingkungan masing-masing, ikut menyuarakan tentang manfaat vaksin dan menepis isu-isu salah atau hoax soal vaksin Covid-19,” lanjut Eko yang juga anggota DPRD Kabupaten Purworejo itu.

Ketua Bapilu Partai Nasdem Purworejo, Muhammad Abdullah menambahkan vaksinasi sebagai upaya untuk menurunkan level PPKM Kabupaten Purworejo yang saat ini berada di level 3. “Membutuhkan peran serta seluruh masyarakat agar kita bisa turun ke level 2. Dengan vaksinasi, Partai Nasdem juga berupaya membantu agar para pelajar dapat segera mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) jika sudah level 2,” kata Dulah.

Menurut anggota DPRD Kabupaten Purworejo yang membidangi pendidikan dan kesehatan itu, ada pertimbangan dari sisi kesehatan dan psikologis yang harus diperhatikan jika PTM di Kabupaten Purworejo akan digelar. Dari sisi kesehatan, jika memang sudha level 2, maka PTM bisa dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Mempertimbangkan sisi psikologis, sudah terjafi kejenuhan luar biasa bagi murid dan orang tua ketika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
“Mari kita bahu membahu agar Purworejo segera turun ke level 2, kalau bisa segera zona hijau. Taati prokes 5M dan ikuti vaksin sehingga segera tercapai herd immunity,” pungkas Dullah. (Nurul Retno M)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − 17 =

Back to top button