Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

KPK Tetapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

JAKARTA, detakjateng – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono alias Win Chin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun anggaran 2017-2018.

“Setelah KPK melakukan penyelidikan, kita menemukan bukti permulaan yang cukup dan kita tingkatkan ke penyidikan. Hasil kerja keras tersebut menetapkan dua orang tersangka,” ujar Ketua KPK, Firli Bahuri, dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, sebagimana yang disiarkan melalui Twitter KPK, Jumat (3/8) malam.

Selain Budi Sarwono, KPK  juga menetapkan pihak swasta sekaligus orang kepercayaan bupati, Kedy Afandi (KA), sebagai tersangka. KA juga merupakan tim sukses bupati dalam pemilihan kepala daerah tahun 2017.  “Untuk kepentingan penyidikan, kedua tersangka ditahan selama 20 hari pertama mulai hari ini 3 September 2021 sampai 22 September 2021,” kata Firli.

Firly menyebut, Budhi Sarwono selanjutnya akan ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK Kavling C1, sementara KA ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur. “Kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Banjarnegara Tahun Anggaran 2017 – 2018, Tim KPK, Senin (9/8/2021) melakukan penggeledahan di Banjarnegara. Dua lokasi yang digeledah masing-masing di Kantor DPU PR dan rumah pribadi Bupati Budi Sarwono (Win Chin) di Jalan DI Panjaitan yang juga dijadikan kantor PT Bumi Rejo.

Selain menggeledah di Banjarnegara, Tim KPK juga menggeledah dua lokasi di Purbalingga, masing-masing di Penaruban Purbalingga dan di sebuah rumah Jalan Dipokusumo.  Di lokasi tersebut merupakan kantor rekanan dan di jalan Dipokusumo merupakan rumah pemilik PT SW.

Seperti diketahui, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono alias Win Chin sebelum memimpin Banjarnegara periode 2017 – 2022 adalah Direktur Utama PT Bumi Rejo (PT BR).  Selama memimpin Banjarnegara Bupati Win Chin memfokuskan pada pekerjaan proyek-proyek  infrastruktur.

Tahun 2011 Win Chin pernah mencalonkan diri sebagai Bupati Banjarnegara periode 2011 – 2016 berpasangan dengan Kusuma Winahyu.  Namun, saat ini dia kalah oleh pasangan Sutejo Slamet Utomo – Hadi Supeno. Rupanya kekalahan itu belum membuat lelaki kelahiran Banjarnegara 27 November 1962 kapok untuk berlaga kembali pada pilkada 2017.  Kali ini Win Chin berpasangan dengan Syamsudin dan memenangkan pilkada 2017.  Belakangan tersiar  kabar, jika pasangan Bupati dan wakil Bupati itu juga tidak akur dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Pemberitaan soal Wabup Syamsudin bahkan tidak ada sama sekali. (Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + five =

Back to top button