Berita UtamaPeristiwa

Petani Minta Pembangunan Bendung Bener Dipercepat, Jangan ada Pihak Penghambat

PURWOREJO,detakjateng – Para petani di Kabupaten Purworejo yang tergabung dalam Asosiasi Tani Purworejo (Atap) mendatangi Polres Purworejo untuk meminta percepatan pembangunan Bendung Bener, Senin (27/09/2021) lalu.

Mereka sangat mengharapkan Bendung Bener bisa segera terbangun karena dinilai dapat mengatasi kelangkaan air bagi persawahan. Oleh karena itu para petani mengharapkan tidak ada pihak yang menghambat pembangunan dan juga akan sepenuhnya mendukung pemerintah dalam percepatan pembangunan.

Kiswanto koordinator Asosiasi Tani Purworejo (Atap) mengatakan, dalam kesempatan kali ini dirinya bersama petani yang lain menyampaikan aspirasi dari teman-teman kelompok tani perwakilan dari wilayah tengah, barat, utara dan selatan di Kabupaten Purworejo dalam rangka mendorong percepatan pembangunan Bendung Bener.

“Karena kami selaku petani yang tergabung dalam Atap sangat mengharapkan segera terbangunnya Bendung Bener. Bendungan yang kami tunggu sekian waktu kok tidak kunjung disegerakan, ternyata ada beberapa hal yang membuat pembangunan terhambat, oleh karena itu kami masyarakat tani segera membuat kesepakatan bersama untuk mengeluarkan unek-unek ke Polres Purworejo,” kata Kiswanto saat ditemui usai menggelar aksinya di halaman Mapolres Purworejo.

Disampaikan, selama ini petani sulit dalam mencari air saat musim kemarau dan menyebabkan panen tidak maksimal. Terobosan besar dengan adanya Bendung Bener benar-benar sangat dinantikan petani untuk mengatasi kelangkaan air tersebut. 

“Yang harusnya didukung, lha kok malah ada yang menghambat, bentuknya macam-macam, bahasa mereka mengatakan mendukung tetapi kalau ada orang yang mau kesana katanya dicegat dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Maka dari itu, pihaknya mendorong kepada Kapolres beserta seluruh jajaran dan seluruh aparatur negara lain yang terlibat dalam proses pembangunan Bendung Bener untuk membuat solusi percepatan pembangunan Bendung Bener. 

“Kami petani dari berbagai wilayah di Purworejo siap untuk mendukung. Kami menginginkan Kapolres menindak tegas kepada para pihak yang dengan berbagai dalih mengatasnamakan macam-macam tapi malah menghambat kegiatan pembangunan bendungan,” tegasnya.

Pihaknya juga menilai, banyak pihak luar bukan pemilik tanah yang malah bermain dan menghambat pembangunan. 

“Kami mengharapkan, Polres bisa segera melangkah cepat, proaktif dan kami siap mendukung,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku juga telah melakukan komunikasi dengan para petani di daerah Kecamatan Bener terutama di Desa Wadas yang santer diberitakan sejumlah warga masih ada yang menolak pengambilan quarry di Desa Wadas untuk material pembangunan bendungan.

“Setelah kami cermati ternyata banyak warga disana yang sudah menerima tapi diam, sebenarnya masyarakat disana juga menunggu atau mengharapkan Bendung Bener bisa segera terbangun, tapi beberapa pihak yang tidak punya hak, tidak punya tanah kadang bahkan orang luar yang bukan warga disitu ikut bermain disana,” terangnya.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kapolres Purworejo AKBP Fahrurozi menyampaikan, kedatangan para petani dengan permintaan percepatan pembangunan bendungan merupakan amanah yang besar. Oleh karena itu pihaknya bersama pihak lain yang terlibat dalam pembangunan bendungan akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi permasalahan yang menghambat pembangunan Bendung Bener tersebut.

 “Saya tidak akan berhenti berupaya agar Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat) di Purworejo tetap terjaga,” pungkasnya. ( May/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five + five =

Back to top button