Kesehatan

PPKM Level 3, Destinasi Wisata di Purworejo Masih Tutup

PURWOREJO,detakjateng.co.id-Meskipun telah memasuki daerah PPKM level 3, destinasi wisata di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, masih ditutup. Seperti yang telah diketahui, daerah yang memasuki PPKM level 3 boleh untuk melakukan simulasi pembukaan destinasi wisata. Saat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo masih dalam tahap persiapan melakukan simulasi pembukaan destinasi wisata. Pihak Dinparbud masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penentuan destinasi untuk dijadikan tempat simulasi.

Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinparbud Purworejo, Andang Nugerahatara Sutrisno menuturkan, sampai saat ini, meskipun sudah masuk daerah PPKM level 3, destinasi wisata di Kabupaten Purworejo belum dibuka. Saat ini masih tahap proses pengajuan destinasi yang akan diajukan untuk simulasi persiapan pembukaan destinasi wisata. Namun, sejauh ini belum ditentukan destinasi mana yang akan dijadikan simulasi. Kemungkinan yang berpotensi menjadi tempat simulasi adalah Pantai Dewaruci, Goa Seplawan, Geger Menjangan dan Museum Tosan Aji.

“Mungkin nanti kita akan mengusulkan satu destinasi dulu, jadi secara bertahap. Persiapan simulasi sudah berjalan mulai  Simulasi ini juga harus ada koordinasi dengan TNI, Polri, Satpol PP dan linmas, sebelum pelaksanaan simulasi harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang terlibat dengan pembukaan wisata tentang pentingnya simulasi dan resiko dari pelanggaran prokes,” katanya, Rabu (15/09/2021).

Dijelaskan, terkait pengoperasian destinasi wisata pada masa PPKM level 3 sudah mendapatkan arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Arahan tersebut berkaitan dengan petunjuk teknis penerapan simulasi pembukaan destinasi wisata berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jateng No. 001.3/2183 Tanggal 29 Agustus 2021.

“Hal tersebut adalah hasil dari rapat koordinasi dengan seluruh Kepala Dinas Pariwisata se-Jawa Tengah pada 23 Agustus 2021,” ungkapnya.

Lanjutnya, rapat koordinasi tersebut, terkait dengan kondisi pariwisata yang terdampak lonjakan Covid-19 dibeberapa daerah termasuk Kabupaten Purworejo yang memasuki PPKM level 4 beberapa waktu lalu. Sementara, yang bisa melakukan simulasi pembukaan destinasi pariwisata adalah daerah PPKM level 3. Simulasi dapat dilaksanakan dengan kapasitas 25 persen pengunjung.

“Simulasi ini adalah persiapan pembukaan destinasi wisata guna memenuhi pedoman Protokol Kesehatan,” sebutnya.

Pelaksanaan simulasi, ungkapnya, juga harus mendapat rekomendasi dari Pemerintah Daerah dan Satgas Covid-19 setempat. Instruksi Bupati Purworejo juga telah keluar untuk mengatur simulasi pembukaan destinasi wisata. Untuk menjalankan simulasi, destinasi wisata harus memenuhi pedoman protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata. Destinasi wisata juga harus memiliki pengelola selaku penanggungjawab. Destinasi wisata yang dibawah pengelolaan Dinparbud Purworejo diantaranya adalah Pantai Dewaruci, Goa Seplawan, Kolam Renang Arta Tirta, Wisata Geger Menjangan dan Museum Tosan Aji.

Kemudian, lanjutnya, untuk melakukan simulasi juga wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk melakukan screening vaksinasi terhadap semua pengunjung dan pengelola destinasi wisata. Pengelola dan pengunjung wisata wajib minimal sudah mendapat vaksinasi dosis pertama. Tempat wisata yang akan mengikuti uji coba simulasi ini diusulkan oleh Dinparbud Purworejo selaku pengelola dan mendapat persetujuan dari Pemda serta Satgas Covid-19 setempat. Untuk pengelola di destinasi wisata di bawah pengelolaan Dinparbud Purworejo, katanya, sudah mendapatkan vaksinasi. Belum lama ini para pedagang di Pantai Dewaruci juga telah mendapatkan vaksinasi. 

“Untuk persoalan vaksinasi ini sebenarnya sudah tidak ada masalah,” imbuhnya.

Disampaikan, siap atau tidaknya destinasi ditentukan oleh penilaian dari Pemda dan Satgas Covid-19 setempat. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai persiapan simulasi pembukaan destinasi sejak bulan Agustus 2021 lalu. Namun, untuk kapan waktu menjalankan simulasi belum ditentukan.

“Semoga dalam waktu dekat simulasi bisa segera berjalan. Yang jelas kita sudah berproses ke simulasi,” katanya.

Pihaknya mengharapkan, kesadaran masyarakat pelaku wisata terhadap pelaksanaan prokes di destinasi wisata semakin tinggi. Agar peningkatan kasus Covid-19 tidak kembali melonjak dan berdampak negatif bagi sektor pariwisata.

“Kita sempat di titik semu, pernah level 3 lalu kembali level 4, tapi ini sudah ke level 3 lagi. Semoga untuk Purworejo kasus positifnya semakin menurun dan pariwisata bisa kembali normal,” tandasnya. (May)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 3 =

Back to top button