Pemerintahan

Rektor IPDN Hadi Prabowo Dampingi Para Menteri Tinjau Proyek Jalan Tol Cisumdawu

SUMEDANG, detakjateng – Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo mendampingi kunjungan para menteri saat meninjau salah satu Proyek Stategis Nasional (PSN) Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Interchange Cileunyi dan Sinarmulya, Kamis (30/9/2021).

Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut, Menko Marves, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo bersama Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Rombongan Menko Marves, Menhub, Menteri PUPR dan Wamen BUMN II mendarat di Helipad IPDN pada pukul 07.51 WIB dan selanjutnya langsung menuju Cileunyi untuk meninjau Interchange Cileunyi. Peninjauan berikutnya dilakukan di ruas proyek jalan Tol Cisumdawu di Sinarmulya ke titik tebing yang longsor sepanjang 800 meter.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pelaksanaan pekerjaan proyek jalan Tol Cisumdawu yang menghubungkan Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Kertajati) sepanjang 60,3 Kilometer ditargetkan selesai sebelum Lebaran Tahun 2022.

Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah konektivitas jalan tol dengan jalan akses di sekitarnya.

Selaras dengan hal tersebut, diinformasikan bahwa sejak bulan Mei 2021 sedang dibangun interchange Cileunyi untuk menghubungkan Jalan Tol Cisumdawu seksi 1 dengan jalan nasional. Nantinya, seksi 1 dan seksi 2 akan memiliki 13 overpass dan 8 underpass tol. Tol dengan ruas sepanjang 61,71 kilometer ini ditargetkan selesai konstruksi tahun 2021.

“Sehingga menjelang Idul Fitri Tahun 2022 sudah bisa dilewati untuk arus mudik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, diperlukan percepatan progresif dalam penyelesaian Tol Cisumdawu, terlebih untuk seksi 1. Untuk progres pembangunan fisik saat ini sudah 89% dan untuk lahan 99,9%.

Selain itu, salah satu tantangan dalam pembangunan Tol Cisumdawu adalah penanganan lereng dengan ketinggian maksimum 136 meter. Beberapa alternatif solusinya adalah dengan dilakukan penggalian tanah atau regrading, penguatan lereng, serta penambahan lahan agar lereng menjadi lebih landai.

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya percepatan pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

“Kami sangat menyambut baik agar Tol Cisumdawu segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ucap Rektor IPDN Hadi Prabowo. (NING)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − fourteen =

Back to top button