Kesehatan

Turun di Level 3, Bupati Kebumen Minta Masyarakat Jangan Euforia

KEBUMEN, detakjateng-Sebanyak 200 relawan pemulasaran jenazah Covid-19 dari berbagai organisasi mendapat penghargaan dari Bupati Kebumen Arif Sugiyanto atas dedikasinya dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Kebumen. Penghargaan diberikan secara simbolis oleh bupati di Pantai Menganti, dihadiri seluruh jajaran Forkompinda, serta dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dalam sambutannya, Arif menyampaikan, apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang sudah berjibaku bekerja keras membantu pemerintah dalam upaya mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kebumen, sehingga sampai saat ini bersyukur Kebumen turun di level 3.”Ini adalah bentuk kerja nyata dari para relawan yang sudah sungguh-sungguh membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kebumen. Sehingga alhamdulillah kondisi penanganan Covid-19 di Kebumen sudah semakin baik, dan kita sudah turun di level 3,” kata bupati Arif dalam rilis resmi yang disampaikan, Jumat (10/9).

Meski Kebumen sudah turun di level 3, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak euforia tanpa batas. Penurunan level harus disyukuri dengan terus menjaga disiplin protokol kesehatan, tidak abai. Jika masyarakat mulai abai pada prokes, bukan tak mungkin Kebumen akan naik lagi ke level 4. 

“Prokes jadi perhatian bersama jangan sampai di level 3 ini kita lalai, abai dan menyambutnya dengan euforia. Ini bahaya, bisa merugikan kita semua. Karena kita tidak ingin kembali naik ke level 4. Jadi mohon masyarakat agar tetap patuh pada aturan, dan jaga selalu prokes,” tegas mantan anggota Polri ini.Lebih lanjut, politisi muda itu menyatakan bahwa, pemerintah juga akan memberikan perhatian pada relawan. Misalnya jika ada relawan yang meninggal dalam penanganan Covid-19, maka anaknya akan diasuh oleh pemerintah daerah. Pemda, melalui BPBD juga siap memberikan program-program khusus untuk para relawan.

“Kita juga siapkan program khusus melalui BPBD untuk terus meningkatkan skill mereka dengan mengadakan pelatihan bersama, terus mengandeng mereka dalam hal penanganan bencana.”Sebanyak 200 orang penerima penghargaan berasal dari 15 organisasi yang fokus dalam penanganan bencana, antara lain PMI, Ubaloka, Tagana, MDMC Bagana dan Baguna. Penghargaan juga duberikan pada para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dianggap ikut berperan aktif memberitakan hal positif kepada masyarakat dalam penanganan Covid-19. (Nurul Retno M)


Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, memberikan piagam penghargaan pada relawan Covid-19. (Foto: Dinkominfo Kebumen) 

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + two =

Back to top button