Kesehatan

Wakil Menteri Desa: Vaksinasi di Desa Jadi Kunci Stabilitas Pangan Nasional

PURWOREJO,detakjateng.co.id-Vaksinasi di Desa menjadi kunci utama agar stabilitas pangan nasional bisa tetap terjaga. Oleh karena itu, strategi percepatan vaksinasi secara nasional harus melibatkan seluruh elemen hingga tingkat desa, agar kekebalan komunitas bisa segera terbentuk dan roda perekonomian juga dapat terus melaju.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi saat meninjau kegiatan vaksinasi di area obyek wisata Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (16/09/2021).

“Diharapkan dengan percepatan vaksinasi secara nasional kasus aktif di Indonesia terus menurun. Terutama vaksinasi untuk warga di desa-desa, agar perekonomian juga kembali normal. Apabila warga desa sehat, mereka bisa bekerja, maka stabilitas pangan juga terjaga,” saat ditemui pada sela-sela peninjauan.

Lanjutanya, untuk sektor desa ini, memang relatif lebih sedikit yang terpapar Covid-19. Namun begitu, sektor di desa ini harus tetap dilindungi, karena apabila desa tidak dilindungi stabilitas pangan nasional akan terganggu. “Karena desa merupakan lumbung pangan nasional dan pusat produksi kebutuhan masyarakat. Jika tidak ada yang bertani yang menyuplai beras lalu siapa,” sebutnya.

Disampaikan, kegiatan vaksinasi massal harus terus digalakkan guna menanggulangi pandemi Covid-19. Semua pihak harus turut terlibat dalam percepatan program vaksinasi nasional.

“Strategi percepatan vaksinasi ini adalah dengan pelibatan seluruh elemen, komponen masyarakat dan stakeholder yang ada. Mulai Pemerintah Pusat, Provinsi, Daerah, TNI/Polri hingga Desa bisa turut bahu membahu mensukseskan program vaksinasi,” terangnya.

Ditambahkan, secara nasional, tren angka terinfeksi harian Covid-19 sudah mulai melandai dan kasus aktif juga mulai menurun. 

“Kasus aktif nasional sekarang tinggal 80-an ribu. Di beberapa Kabupaten yang saya kunjungi rata-rata kasus aktifnya sudah tinggal 32, tinggal 40, tadi di Boyolali tinggal 50,” jelasnya.

Pihaknya juga mengharapkan, masyarakat tidak termakan berita hoax tentang vaksinasi dan ikut mendukung program vaksinasi ini. “Yang terpenting kita bisa cepat mencapai herd immunity (kekebalan kelompok),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatimalang, Suwarto, yang juga hadir dalam kegiatan vaksinasi tersebut mengatakan, di desanya sempat beberapa kali dilakukan giat vaksinasi massal. Warga di desanya juga sangat antusias dengan adanya vaksinasi ini. 

“Bisa dibuktikan dengan banyaknya warga yang datang pada hari ini untuk mendapatkan vaksinasi,” pungkasnya. (May)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + sixteen =

Back to top button