Ekonomi

Ciptakan Olahan Rempah Asli Purworejo untuk Bangkit dari Pademi

PURWOREJO, detakjateng.co.id-Berbagai pembatasan saat masa pandemi tidak menghalangi seorang ibu rumah tangga bernama Prasasti Pratma Keswari (40), warga Gang Lesmana no 20C, RT 1 RW 9 Kelurahan Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo, Purworejo, Jawa Tengah, untuk tetap semangat dan bangkit dari kondisi ekonomi yang lesu pada situasi saat ini. Maka dengan tekat yang kuat dirinya membuat usaha wedang rempah yang banyak dibutuhkan di masa pandemi, dengan begitu dirinya justru berhasil menigkatkan penghasilan keluarga.

Diceritakan Sasti sapaan akrabnya, usaha yang diberi nama Miss Rempah ini dirintis sejak 3 bulan lalu. Berawal dari kebiasaannya meracik rempah-rempah menjadi wedang atau minuman hangat untuk tamu yang berkunjung. 

“Tapi tak dinyana, ternyata banyak tamu atau kenalan yang merasakan manfaat minuman yang saya buat mereka justru memesan untuk membelinya dibawa pulang. Karena banyak permintaan, saya akhirnya menjual berbagai minuman-minuman rempah. Untuk lebih menarik pembeli minuman yang saya buat dikemas secara menarik dan kekinian,” kata Sasti, saat ditemui di rumahnya, Senin (25/10/2021).

Diungkapkan Sasti, saat ini sudah terdapat lebih dari 50 varian minuman rempah yang diolahnya. Semuanya memanfaatkan rempah-rempah yang mudah didapat di Purworejo. Tak jarang Sasti juga menerima pesanan racikan khusus, yang biasanya dipesan dari penggemar jamu.

“Wedang rempah racikan saya ini berbeda dengan jamu. Ya, rasanya lebih segar dan dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa menghilangkan khasiat yang terkandung dalam rempah-rempah yang menjadi bahan minuman,” ungkap Sasti.

Lanjutnya, Sasti mengaku adanya PPKM, bahkan saat ini kabupaten Purworejo masih dalam posisi PPKM level 3 dan larangan untuk berkurumun tidak membatasi penjualannya. Pasalnya, dirinya memasarkan wedang dan makanan rempahnya melalui media sosial maupun aplikasi percakapan. 

“Tak hanya masyarakat yang tinggal di Purworejo, masyarakat di luar Purworejo pun banyak yang tertarik dan membeli wedang dan makanan rempah produksi saya ini mas, Alhamdulillah di masa sulit ini masih bisa menambah penghasilan untuk membantu perekonomian keluarga,” tuturnya.

Lebih lanjut, usaha yang dijalani dari rumah diakui Sasti bisa menambah penghasilan keluarga tersebut. Usaha keluarga yang dijalani sebelumnya adalah jasa penerbitan, dan multimedia. Namun karena dampak pandemi, ada refocusing anggaran di banyak instansi dan mengakibatkan sejumlah pekerjaan batal. Akibatnya pendapatan keluarga pun berkurang drastis.

Sasti berharap wedang rempah dan nasi rempahnya membawa manfaat bagi masyarakat. Dirinya juga mengaku bersyukur, dapat membantu orang lain untuk memanfaatkan khasiat rempah-rempah secara nikmat. 

“Karena Indonesia, khususnya di Purworejo, menghasilkan banyak rempah-rempah. Tetapi saat ini masih sebatas untuk bumbu dapur dan jamu yang biasanya dikonsumsi untuk kebutuhan khusus. Maka dengan olahan wedang rempah, khasiat rempah akan dapat dinikmati sehari-hari dan tentunya untuk kesehatan, terutama untuk meningkatkan imun agar terhindar dari virus Corona-19,” tandas Sasti. (MAY)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × one =

Back to top button