Kesehatan

Rembang Tergetkan Pertengahan Nopember Level I

REMBANG, detakjateng – Bupati Rembang, Abdul Hafidz menargetkan pada pertengahan bulan November 2021, daerahnya bisa mencapai status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat-Red) level 1.

Abdul Hafidz Kamis petang, (28/10/2021) menyatakan, saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Rembang untuk umum sudah menembus 55 %, sedangkan untuk kaum lanjut usia 40 % lebih. Kalau melihat data tersebut, Kabupaten Rembang menempati PPKM level 2.

Hafidz menambahkan saat ini warga yang belum vaksin sekira 78 ribuan orang. Apabila sehari mampu memvaksin 10 ribu orang, maka setidaknya butuh waktu 7 – 8 hari.

Jika stok vaksin siap, ia sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan, untuk terus melakukan percepatan vaksinasi. Begitu vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 70 % dan Lansia 60 %, maka Kabupaten Rembang akan menempati PPKM Level 1, sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih longgar.

“Kalau dipenuhi, insyaallah pertengahan bulan November nanti kita sudah masuk level 1. Ini target yang kita pasang, “ papar Bupati.

Tak hanya soal vaksinasi, Hafidz menimpali sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kepala daerah diperintahkan melakukan 3 hal. Pertama, meningkatkan pantauan ke sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

“Kepala daerah tidak boleh di rumah, harus keliling terus ke sekolah-sekolah yang PTM, “ ungkapnya.

Kedua, Pemkab harus melakukan percepatan ekonomi dan ketiga fokus dalam penanganan Covid-19, guna mengantisipasi kemungkinan serangan gelombang berikutnya.

“Jadi kita diarahkan untuk bergerak secara masif dan langsung menyentuh ke sasaran. Termasuk salah satunya di pendidikan, “ imbuh Bupati asli Dusun Mudal Desa Pamotan.

“Vaksinasi kita nggak terlalu baik, ya nggak terlalu jelek. Jadi vaksinasi ini harus masif dan cepat, jangan sampai ketinggalan dengan kecepatan Covid. Kita harus mendahului, kalau kita kalah ya bahaya, “ tandasnya.

Hafidz menekankan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (Prokes), dengan cara memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

“Kita semua berikhtiar, supaya pandemi ini bisa segera usai. Bagai mana caranya masyarakat membantu  pemerintah, salah satunya harus disiplin menaati prokes,” pungkas Hafidz. (Daryono)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 6 =

Back to top button