Kesehatan

Cakupan Vaksinasi Melebihi 50 Persen, Wonosobo Masuk Level 2

WONOSOBO, detakjateng – Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara resmi telah menerbitkan Instruksi Mendagri atau Immedagri Nomor 60 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Intruksi Mendagri tersebut, secara resmi menetapkan Kabupaten Wonosobo turun menjadi level 2, terhitung mulai tanggal 16 November 2021 sampai dengan tanggal 29 November 2021.

“Kabupaten Wonosobo saat ini berada dalam PPKM level 2, karena cakupan vaksin hingga saat ini sudah berada di angka 55 persen dari target. Tetapi dengan posisi di level 2 ini, kita tidak boleh lengah dan abai. Protokol kesehatan harus terus dijalankan dalam aktifitas kita sehari hari,” ungkap Wakil Bupati Wonosobo, M. Albar saat dikonfirmasi, Selasa (23/11/2021).

Wakil Bupati juga tak henti – hentinya untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, maupun menjaga jarak.

“Jangan sampai kita lengah dan abai dengan protokol kesehatan, karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Jangan sampai kita mengalami lagi hal – hal seperti beberapa waktu lalu, dimana kasus Covid-19 sangat tinggi. Dimana itu juga mengakibatkan angka kematian yang cukup tinggi. Serta menyebabkan perekonomian kita melemah, dimana saat ini pertumbuhan ekonomi kita berada di minus 1,6 persen. Padahal sebelum pandemi pertumbuhan ekonomi kita sekitar 5 persen,” bebernya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh komponen masyarakat, terutama para camat dan kepala desa untuk selalu mendorong suksesnya vaksinasi, agar Kabupaten Wonosobo segera berada di PPKM level 1. Paling tidak katanya, cakupan vaksinasi harus mencapai 75 persen.

“Karena dengan minimal 75% sudah tervaksinasi maka kekebalan kelompok akan terwujud. Ketika sudah berada di level 1, maka perekonomian otomatis juga akan lebih menggeliat lagi,” pungkasnya. (Aris)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six − three =

Back to top button