Kesehatan

Dapat Alokasi Ratusan Ribu Vaksin Hingga Akhir Tahun, BIN Jateng Terus Genjot Vaksinasi

WONOSOBO, detakjateng – Sebanyak 177 ribu dosis alokasi vaksin Covid-19 didapatkan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah yang harus dihabiskan hingga akhir tahun 2021. Hal itu merupakan bagian dari kebijakan Kepala BIN untuk menyelesaikan target 2 juta dosis vaksin secara nasional dalam 2 bulan ini.

“Kita BIN daerah Jateng mendapat alokasi sebanyak 177 ribu dosis vaksin yang harus dihabiskan hingga akhir tahun 2021. Hal itu untuk mendukung kebijakan kepala BIN untuk menyelesaikan target 2 juta vaksin dalam dua bulan terakhir ini. Sehingga kami terus menyisir warga Jawa Tengah yang belum divaksin,” kata Kepala BIN Daerah Jateng, Brigjend TNI Sondi Siswanto saat dikonfirmasi, Minggu (19/12/2021).

Menurutnya, BIN Daerah Jawa Tengah terus melakukan kegiatan vaksinasi massal bagi pelajar dan masyarakat secara door to door di disejumlah kabupaten di Jateng, terutama bagi wilayah yang tingkat vaksinasinya rendah. Vaksinasi ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Kepala BIN Jendral Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi ini bertujuan untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal pada akhir 2021. Kita fokus melakukan vaksinasi door to door dengan cara tenaga kesehatan kami menyisir warga yang belum divaksin, terutama kelompok difabel dan lansia.  Pelaksanaan door to door diharapkan mampu meningkatkan capaian vaksinasi di Wonosobo,” jelasnya.

Pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terlaksananya vaksinasi kali ini. Saat ini, lanjutnya, seluruh jajaran Binda Jateng sedang berupaya keras untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat. Sehingga, ia optimis dengan kerjasama seluruh pihak dapat membantu meningkatkan capaian vaksinasi di Jateng.

“Kami berharap kepada pelajar dan masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat pandemi belum berakhir. Kami juga berharap pada libur Natal dan Tahun baru tahun 2022 masyarakat dapat menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah untuk menekan persebaran Covid-19 (Aris).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 4 =

Back to top button