Pendidikan Dan Budaya

Siswi SMAN 1 Padamara Raih “Golden Ticket IPB”

PURBALINGGA, detakjateng – Keluarga besar SMA Negeri 1 Padamara, Purbalingga patut bangga. Pasalnya, salah satu siswinya, Selvi Marlina Dewi, Ketua OSIS periode 2020/2021, yang saat ini duduk di kelas XII MIPA, berhasil meraih prestasi spektakuler. Yakni “5 Best Young Leader Indonesia 2021” pada Future Agile Leader Program (FALP).

Atas prestasinya itu, Selvi—demikian panggilan akrabnya– berhak masuk ke Institut Pertanian Bogor (IPB) tanpa seleksi atau jalur bebas tes, dan bebas memilih program studi (Prodi) S-1.Niatnya, setelah lulus dari SMAN 1 Padamara pada tahun 2022, Selvi akan memilih Prodi Arsitektur landscape di IPB.

FALP merupakan program kepemimpinan yang digagas oleh Himpunan Alumni IPB (HA IPB) bekerjasama dengan IPB University untuk memberikan bekal pemimpin muda berkualitas demi menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045. Program ini dikhususkan untuk para ketua organisasi di SMA/sederajat di seluruh Indonesia.

IPB University & HA IPB terus berkomitmen untuk melahirkan para pemimpin muda masa depan, dimulai sejak mereka masih berada di bangku SMA.

“Kami bersyukur dan bangga atas raihan prestasi Selvi Marlina Dewi pada ajang kompetisi FALP 2021 ini. Ini adalah perjuangan panjang sekaligus prestasi yang luar biasa,”
ujar Kepala SMA Negeri 1 Padamara, Dra. Esti Nurhidayati, MM yang mendampingi Selvi Marlina Dewi saat diwawancarai di sekolahnya, Rabu (29/12/2021).

Esti Nurhidayati berharap, semoga prestasi Selvi bisa menginspirasi adik-adik kelasnya untuk lebih giat belajar. Karena belajar adalah proses seumur hidup. Orang-rang yang masih terus belajar akan menjadi pemilik masa depan.

“Hari esok hanya dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini,” ujar Esti Nurhidayati.

Esti Nurhidayati juga berpesan kepada Selvi, untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada sebaik-baiknya. “Jangan pernah bermimpi sukses tanpa kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Apabila hari ini kamu konsisten penuh disiplin dalam menata kehidupan, insyaa Allah ke depan kerasnya kehidupan akan takluk dan lunak di hadapanmu,” pesan Esti Nurhidayati.
Empat Tahap
Selvi Marlina Dewi mengikuti FALP 2021 sejak 18 September 2021 lalu. Ada 4 tahap selama FALP 2021 digelar, yang diikuti Selvi, dan cukup menguras energi serta waktunya. Tahapan demi tahapan diikutinya dengan mantab dan percaya diri. Sementara Program FALP sendiri merupakan salah satu rangkaian acara Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Himpunan Alumni IPB tahun 2021.
Pada tahap satu, berawal dari webinar yang Selvi ikuti bersama 1034 peserta dari seluruh Indonesia. Selanjutnya pada tahap 2, dipilih 200 orang yang berhasil membuat video terbaik. Dari 200 orang itu, pada tahap ketiga dipilih 30 orang setelah melalui mekanisme penugasan kelompok.

Pada tahap keempat, sebanyak 30 orang terpilih berkesempatan mengikuti Leadership Camp di Bogor dan mengunjungi Kampus IPB selama tiga hari, 29-31 Oktober 2021. “Banyak pengalaman yang sangat bermanfaat selama saya mengikuti kegiatan itu hingga Leadhership Camp di Bogor,” timpal Selvi, demikian panggilan akrab Selvi Marlina Dewi, anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Kaswo Nur Subiatmo – Tuniah ini.

Pada tahap empat itu, setelah mengikuti Leadersip Camp, diseleksi lagi untuk mendapatkan golden ticket masuk IPB University. Akhirnya, pada hari Jumat (17/12/2021) pada acara pembukaan Munas VI HA IPB yang dilaksanakan secara hybrid, dan dihadiri Rektor IPB Prof. Arif Satria, diumumkan lima pemenang “5 Best Young Leader Indonesia 2021”.

Kelima pelajar itu, satu diantaranya Selvi Marlina Dewi dari SMA Negeri 1 Padamara. Keempat pelajar lainnya, terdiri Aisyah Pinctada dari SMAN 5 Kota Bogor, Kaylah Ziyadah (SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo), Kimberly Natali (SMAN 50 Jakarta) dan Monica Dewi (SMAN 2 Bekasi).
Pengelolaan Sampah
Dalam FALP itu, lanjut Selvi, dirinya mengusung proyek sosial tentang pengelolaan sampah. Yakni membuat organisasi Youth Care Environment (YCE Project) dengan mengajak anak-anak usia 5-15 tahun dan pemuda di kabupaten Purbalingga untuk memberikan edukasi tentang lingkungan dan mengelola barang bekas maupun sampah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

“Saya juga melakukan sosialisasi secara online melalui Instagram @yceproject_21.Saya membuat kegiatan tersebut dilatar belakangi adanya permasalahan pengelolaan sampah di kabupaten Purbalingga yang apabila dibiarkan akan semakin menumpuk setinggi candi Borobudur,” tutur Selvi yang bercita-cita dengan mencetak prestasi setiap tahun.

Proyek sosial dari Selvi itu menarik tim penilai FALP, hingga mengantarkannya sebagai “5 Best Young Leader Indonesia 2021”. “Saya mengucapkan terima kasih keada kepala sekolah, bapak ibu dewan guru serta karyawan SMAN 1 Padamara, keluarga, teman-teman dan berbagai pihak yang ikut membantu kelancaran saya hingga mampu mengangkat nama SMAN 1 Padamara di kancah nasional ini,” ujar Selvi yang bercita-cita menjadi arsktek .

Selvi berpesan,yakinlah bahwa usaha yang kita lakukan tidak akan sia-sia jika dilakukan dengan sungguh-sungguh. “Saya punya sebuah moto hidup, yakni kegagalan hanya terjadi apabila kita menyerah. Artinya ketika kita tidak menyerah, sebenarnya kita tidak gagal versi diri kita sendiri. Maka, jangan menyerah ketika kita berjuang agar kita tidak gagal. Dan perjuangan itu harus diiringi doa,” jelas Selvi. (*)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 18 =

Back to top button