Nasional

KOKERMA Purwokerto Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Melepaskan Burung

BANYUMAS, detakjateng.co id – Bersamaan dengan diperingatinya HLH sedunia yang jatuh pada hari ini, Minggu (5/6/2022), KOKERMA Purwokerto yang juga merayakan hari jadinya ketujuh melepaskan sejumlah sebagai simbol menjaga kelestarian alam. Serangkaian acara yang diadakan di Wisma Margasiswa St Tarsisius Purwokerto, Jalan A. Yani No.20, Karangjengkol, Sokanegara, Purwokerto Timur, Banyumas tersebut selain merayakan hari jadi juga bertujuan untuk memupuk kesadaran generasi muda akan lingkungan hidup sebagai perwujudan iman.

Acara tersebut dimulai dengan ibadah misa pada pukul 10.00 WIB yang kemudian dilanjutkan pada pemberkatan tumpeng dan pelepasan burung. Terlihat di sana sejumlah dosen dan mahasiswa dari berbagai Universitas di Purwokerto hadir pada acara ini, seperti Unsoed, UBSI, Unwiku, Amikom, Stikom, UHB, dan Telkom berada di sana. Salah seorang dosen Fakultas Biologi Unsoed dan Ketua Stikom Yos Sudarso Purwokerto sekaligus pendamping mahasiswa Katolik yang turut hadir, Romanus Edi Prabowo, berharap agar generasi muda semakin sadar akan isu lingkungan yang sedang terjadi saat ini.

“Mahasiswa dalam KOKERMA ini bisa jadi yang paling depan untuk berperan aktif dalam konservasi lingkungan. Hal itu dapat dilakukan dari lingkup yang paling kecil yaitu lingkup personal masing-masing,” ujarnya.

Bertepatan dengan HLH, umat Kristiani hari ini juga turut merayakan Pentakosta yang merupakan hari raya diperingatinya peristiwa Roh Kudus turun atas para rasul di Yerusalem 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus. Ketiga tema besar itulah yang kemudian menginspirasi adanya acara untuk menggandeng para kaum muda agar menjaga kelestarian alam dan lingkungan sebagai perwujudan dari iman. Dalam acara tersebut, puncak acaranya adalah pelepasan sejumlah burung sebagai simbol untuk menjaga kelestarian alam. Nantinya, akan ada juga kegiatan lanjutan untuk melestarikan lingkungan.

“Tiga perayaan tersebut kami jadikan satu acara pada hari ini. Lalu, diharapkan nantinya melalui para kaum muda dapat mewujudkan iman seturut dalam Ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yakni seruan untuk mencintai lingkungan hidup. Nah, salah satunya dengan melepaskan burung-burung. Mengembalikan burung pada habitatnya ini adalah simbol melestarikan lingkungan,” ujar Rm. Antonius Ary Setyawan, Pr selaku Ketua KOKERMA Keuskupan Purwokerto usai acara.

Stanislas Kostka Jesias Leks Tabori (21), mahasiswa Hubungan Internasional, Unsoed, sekaligus ketua panitia acara menuturkan bahwa acara ini adalah perayaan Dies Natalis ke 7 KOKERMA yang pertama kali dilaksanakan secara luring sejak pandemi COVID19.

“Saya merasa senang, selain karena acara berjalan lancar, kegiatan ini menunjukan komitmen teman-teman Katolik di Universitas yang ada di Purwokerto untuk bersatu. Apalagi, tadi dari Romo Moderator (Romo Ary) juga sudah mengatakan bahwa perkumpulan ini mempunyai misi kepemudaan. Harapannya, dengan bersatunya teman teman saudara seiman, KOKERMA bisa berkontribusi bagi bangsa, dan menjadi salah satu agen keberagaman, kalau istilah kami sebagai garam dan terang dunia,” jelasnya (nan).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 4 =

Back to top button