Pemerintahan

Serahkan Bantuan Kambing DAPM, Bupati Agus Bastian Minta Pengurus Jangan Seperti ACT

PURWOREJO, detakjateng-Dana Bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan telah dihentikan oleh pemerintah. Kini program tersebut telah berganti menjadi Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK DAPM).

PNPM di Kabupaten Purworejo dinilai sangat berhasil dilihat dari dana hibah awal Rp27,5 miliar, kini telah mencapai Rp75 miliar. Selain memberikan bantian permodalan bagi usaha mikro kecil, UPK DAPM juga menggelontorkan dana sosial bagi masyarakat.

Melalui kegiatan jambore selama 2 hari (5-6 Juli), para pengurus lembaga itu menyerahkan bantuan 12 ekor kambing ras Kaligesing atau yang dulu dikenal dengan kambing Etawa kepada 12 warga serta tebar benih ikan di embung. Bupati Purworejo, Agus Bastian, didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Hadi Sadsila datang langsung untuk menyerahkan bantuan di Embung Embung Tlogoguwo, Dusun Gogoluwas, Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Rabu (6/7/2022).

“Jambore UPK DAPM dimulai kemarin dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan lalu kemah dan pagi ini ada senam bersama warga masyarakat. Puncaknya adalah pembagian bantuan sosial. Peserta jambore seluruh penguris Unit Pengelola Kegiatan (UPK) se-Kabupaten Purworejo,” kata Ketua UPK Kabupaten Purworejo, Sudarman.

Kegiatan bansos ini diadakan sejak tahun 2003 saat masih bernama PNPM hingga kini. Sampai tahun 2021, khusus Kecamatan Kaligesing dana sosial yang dikucurkan mencapai Rp1,275 miliar. Sedangkan dansos di seluruh Kabupaten Purworejo mencapai Rp10,831 M. Lembaga ini telah memberikan bantuan kambing di Kaligesing sejak tahun 2016 hingga 2019 sebanyak 28 ekor kambing ras Kaligesing.

Dalam sambutannya, Bupati Agus Bastian mengatakan bahwa, Jambore UPK DAPM imi merupakan yang kedua di seluruh Kedu dan yang pertama di Purworejo.

“PNPM yang kini menjadi UPK DAPM sangat bermanfaat bagi umkm. DAPM dananya cukup besar, dulu pertama Rp27 M, sekarang sudah Rp75 M, artinyp pengembangan cukup signifikan. Semua pengguna jasa dapm harus berperan serta mengembangkan. Jangan sampai terjadi sama dengan ACT, saya minta semua pengurus amanah. Benar-benar dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Dana ini dari kita untuk kita, kalau pinjam ya dikembalikan,” kata Agus Bastian.

Agus Bastian pun menyampaikan apresiasinya pada UPK DAPM yang telah menyerahkan bantuan sosial berupa tebar benih ikan di embung dan bantuan kambing bagi masyarakat penerima manfaat. ADV

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − fourteen =

Back to top button