Pendidikan Dan Budaya

Hingga Awal September, Politeknik Banjarnegara Berhasil Jaring 111 Mahasiswa Baru

BANJARNEGARA – Hingga Awal September 111 mahasiswa baru resmi masuk kuliah di Politeknik Banjarnegara. Jumlah tersebut dimungkinkan akan bertambah, mengingat pihak kampus masih membuka pendaftaran hingga akhir bulan.

Direktur Politeknik Banjarnegara, Drs Aziz Purwanto MM, melaporkan hal tersebut pada stadium general di Pendapa Dipayuda Adigraha, Senin (5/9/2021).

Kegiatan tersebut tersebut merupakan rangkaian dari pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Politeknik Banjarnegara tahun akademik 2022/2023.

Hadir Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto dan pengurus yayasan Dipayuda. Adapun Dandim 0704 Letkol Inf Dhanang Agus Setiawan, tampil sebagai narasumber stadium general yang mengusung tena tema “Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme”. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dan dosen.

Dalam laporannya, Azis Purwanto mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang selalu memberikan support untuk Politeknik Banjarnegara.

“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih juga kepada para kepala sekolah baik SMA maupun SMK, juga instansi di tingkat Pemda, kecamatan, desa dan masyarakat yang telah menyambut baik keberadaan Politeknik Banjarnegara,” ujar Aziz yang bersama sejumlah dosen dan karyawan melakukan road show untuk mengenalkan Politeknik Banjarnegara.

Aziz menuturkan, dari 111 mahasiswa baru yang masuk, untuk program studi Kebidanan sebanyak 40 mahasiswa, adapu jurusan Kesehatan Lingkungan dan Agroindustri masing-masing 35 mahasiswa.

Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto dalam sambutannya, usai pemukulan gong pembukaan, mengatakan,
bahwa civitas akademika wajib bangga menjadi bagian dari Politeknik Banjarnegara yang merupakan satu-satunya kampus vokasi milik Pemerintah Kabupaten. Pemkab, katanya, sangat mendukung dan mengapresiasi atas capaian jumlah mahasiswa baru ini.

“Semoga capaian ini diimbangi dengan kualitas yang semakin baik. Saya optimis, semoga ini menjadi kebangkitan Politeknik Banjarnegara. Di sini adalah tempat orang-orang berilmu, sekaligus pencetak sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pelaku pembangunan,” ujar Pj Bupati Tri Harso.

Adapun Dandim 0704 Letkol Inf Dhanang Agus Setiawan, selaku narasumber, mengatakan, saat ini pendidikan karakter memegang peranan penting dalam kehidupan dan karir seseorang. Siapa yang berkarakter unggul akan berkinerja bagus, disiplin, dan berkomitmen itulah yang akan menjawab tantangan di Era Industri 4.0. Tantangan dunia pendidikan semakin kompleks, sehingga dituntut untuk menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

“Maka, kegiatan orientasi ini bukan lagi model perploncoan, karena masa itu sudah lewat, Tapi kita sesuaikan dengan era milenial, dimana integrasi teknologi berbasis pendidikan karakter menjadi keniscayaan untuk menciptakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan zaman generasi milenial,” kata Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengingatkan akan pentingnya menghargai perbedaan. Menurutnya, Indoneaia adalah bangsa majemuk, disinilah pentingnya kita mensikapi perbedaan itu dengan bijak.

“Perbedaan menciptakan keindahan, ada harmoni di sana. Suku, agama, ras dan DNA orang Indonesia itu berbeda-beda. Ada yang dari Aceh, Sumatera, Sulawesi, Jawa, Banjar juga Papua. Kita heterogen, namun tetap satu dalam semangat nasionalisme. *** (tim_kominfo)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 16 =

Back to top button