Pendidikan Dan Budaya

Rektor Unsoed dan Bupati Banyumas Bekali Peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

PURWOKERTO, detakjateng – Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof.Dr.Ir Akhmad Sodiq M.Sc.,Agr mengungkapan, mahasiswa saat ini sesungguhnya adalah nakhoda dari bangsa dan negara di masa depan.  Bila diibaratkan kapal yang mengarungi samudra, maka kapal adalah pengetahuan tentang kehidupan, dan samudra adalah tantangan dalam menjalani kehidupan itu sendiri. Cerdas secara intelektual harus dipadukan dengan kepekaan dalam memahami realitas kehidupan. 

“Terlebih dengan kondisi disrupsi dan globalisasi serta karakter masa depan yang khas berupa VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity), yang kesemuanya membutuhkan kesiapan sejak dini,” kata Achmad Sodiq, dalam acara Kelas Inspirasi Bersama Bupati Banyumas Kuliah Modul Nusantara – PMM 2 Unsoed, Sabtu (17/9) di Pendopo Sipanji pemkab Banyumas.

Rektor menyampaikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi melalui Program MBKM menyelenggarakan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Jilid 2  dan kali ini sudah bisa diselenggarakan secara luring. 

“Terdapat 179 mahasiswa dari Aceh sampai Papua yang belajar di Unsoed, dari berbagai wilayah nusantara di luar Jawa, dengan kekhasan budaya yang dimiliki. Semangat program ini adalah belajar untuk semakin mencintai Indonesia dengan saling mengenal lebih intens budaya masing-masing,” ungkap  Achmad Sodiq.

Di dalam Modul Nusantara terdapat empat jenis kegiatan utama, yang salah satunya adalah kelas inspirasi. Dalam kelas inspirasi ini mahasiswa mengikuti diskusi dengan figur-figur inspirasi daerah melalui pertemuan inspiratif dengan tokoh masyarakat, tokoh berprestasi, pejabat pemerintahan, tokoh agama, atlet dan atau seniman legendaris, pengusaha sukses, dan tokoh-tokoh inspiratif lainnya di daerah untuk menyerap inspirasi dan menggali kiat-kiat sukses mereka. Hal ini  dilakukan dengan harapan dapat dijadikan teladan Mahasiswa Peserta PMM 2 di masa depan selaku calon pemimpin bangsa.

Sementara itu Bupati Banyumas Ir.Achmad Husein berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan. Bupati berpesan agar mencapai kesuksesan adalah selalu berusaha yang sangat luar biasa. “Jika mempunyai cita-cita kukuhkan, tentukan, rekatkan yang kuat, & jangan pernah berhenti sebelum itu sukses. Berbuat baik kepada sesama, tulus ikhlas, berbakti kepada orang tua, taat perintah agama, luruskan cita-cita”, ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan mengenai Profil Kabupaten Banyumas, yang terdiri dari 331 Desa/Kelurahan, 27 Kecamatan, 132 ribu hektar, dengan jumlah penduduk 1,8 juta jiwa, APBD 3,8 T. “Dengan bahasanya Ngapak-ngapak yaitu bahasa apa yang ditulis, itu apa yang dibaca,”  jelas Husein.

Selain itu Bupati Husein, menyampaikan tentang prestasi yang diraih Kabupaten Banyumas. Pelayanan publik masuk yang terbaik di Indonesia (Mall Pelayanan Publik) yang menjadi referensi bagi kabupaten lain, transparansi keuangan & adminsitrasi pemerintahan nomer 6 terbaik di Indonesia. Bupati juga berpesan agar bermain / kuasai di media sosial, karena sekarang era nya digital. “IG saya sudah bintang biru dengan follower 141 ribu, Facebook juga,” ujar Bupati Achmad Husein. (*)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 1 =

Back to top button