Pemerintahan

Tahun 2022, Belasan Desa di Kabupaten Purworejo Terima Bantuan DAK Sanitasi dan Pamsimas

PURWOREJO, detakjateng-Belasan Desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada tahun 2022 ini mendapatkan bantuan dana dari pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan kualitas sanitasi di tingkat desa. DAK Sanitasi tahun 2022 itu diajukan oleh pemerintah desa dan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo, Suranto bersama Kabid Cipta Karya dan Bina Kontruksi, Aji Nur Hidayat mengatakan, ada 12 Desa di Kabupaten Purworejo yang mendapatkan bantuan DAK Sanitasi tahun 2022. Yakni 12 desa yang mendapatkan DAK itu diantaranya, KSM Jatimulyo Desa Jatirejo Kecamatan Kaligesing, KSM Desa Sawangan Kecamatan Pituruh, KSM Desa Kedungpomahan Wetan Kecamatan Kemiri, KSM Desa Pakisarum Kecamatan Bruno, KSM Mekarsari Desa Brunosari Kecamatan Bruno.

Dan KSM Al Fallah desa Brondong Kecamatan abruno, KSM Desa Blimbing Kecamatan Bruno, KSM Desa Watuduwur Kecamatan Bruno, KSM Desa Kalisemo Kecamatan Loano, KSM Desa Ketosari Kecamatan Bener, KSM Desa Bleber Kecamatan Bener serta KSM Desa Sukowuwuh Kecamatan Bener.

“Ini untuk besaran bantuan bantuan DAK Sanitasi tahun 2022 ini masing- masing senilai 316.700.000, dan total dari 12 desa yang menerima di Kabupaten Purworejo tahun 2022 dengan jumlah 3.800.400.000,” katanya, Sabtu (17/09/2022).

Dijelaskan Suranto, program DAK Sanitasi itu diberikan kepada 12 desa penerima, dengan ketentuan 1 desa terdapat 5 unit septik tang komunal dengan Sambungan Rumah (SR) sekitar 10 KK per unit.

“Jadi tiap desa itu ada sekitar 50 SR atau perdesa. Dan jumlah total unit ada 60 unit dengan total SR sekitar 600 SR,” jelas Suranto yang juga didampingi Subkor Air Minum, Anawati Suwarno serta Subkor Prasarana Persampahan dan Limbah, Hana Nur Rahmawati.

Lanjutnya, selain DAK Sanitasi, pemerintah juga memberikan bantuan dana untuk program penyedia air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) yang dikelola oleh kelompok masyarakat.

“Untuk Pamsimas ada 4 desa yang mendapat bantuan dari dana APBD Kabupaten 5 Desa dari dana APBN,” ungkapnya.

Dijelaskan, 4 desa itu yaitu meliputi Desa Keduren Kecamatan Purwodadi, Desa Tlogobulu Kecamatan Kaligesing, Desa Tegalgondo Kecamatan Butuh dan Desa Surorejo Kecamatan Banyuurip. Adapun 5 desa yang mendapat bantuan dana dari APBN yaitu Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing, Desa Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing, Desa Turus Kecamatan Kemiri, Desa Bapangsari Kecamatan Bagelen dan Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag.

“Untuk bantuan Pamsimas yang dari APBD sebesar 187.500.000 per desa, sedangkan bantuan Pamsimas dari APBN sebesar 400 juta per desa. Adapun bantuan langsung turun ke rekening kelompok masyarakat pengelola Pamsimas dimasing-masing desa dan tim fasilitasi hanya melakukan monitoring,” tandasnya. (MAY)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 4 =

Back to top button