Politik

Pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Purworejo Dilantik Guna Sukseskan PKB di Pemilu 2024

PURWOREJO, Detakjateng – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Purworejo, resmi dilantik, di gedung aula pertemuan NU Lugosobo, Gebang, Sabtu (21/01/2023

Dalam pelantikan itu, Rr Nurul Komariyah, yang menjabat sebagai anggota DPRD Purworejo Fraksi PKB Dapil 6, didaulat sebagai Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Purworejo, periode tahun 2023- 2028. Selain pengurus DPC, dilokasi yang sama juga dilakukan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Perempuan Bangsa se-Kabupaten Purworejo.

Hadir dalam pelantikan itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Purworejo, Frans Suharmaji bersama Sekretaris, Toha Mahasin, anggota DPRD Purworejo Fraksi PKB, Sohibul Untung, para pengurus DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Purworejo dan 8 PAC Perempuan Bangsa kecamatan di Purworejo.

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Jawa Tengah, yang juga sebagai anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi PKB, Hj. Nur Saadah, S.Pd.I., M.H.

Prosesi dilakukan dengan pembacaan ikrar pelantikan, dan penandatangan pelantikan sebagai pengurus.

Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Purworejo terlantik, Rr Nurul Komariyah, mengatakan, dari 16 kecamatan yang ada, untuk tahap pertama ini baru ada 8 kecamatan yang telah terbentuk dan dilantik sebagai PAC Perempuan Bangsa. 8 kecamatan itu yakni Kecamatan Kaligesing, Bagelen, Kutoarjo, Butuh, Kemiri, Bruno, Loano, dan Gebang.

“Yang lain belum, masih proses, jadi target kita nanti pertengahan tahun 2023 harus sudah terbentuk semua, karena sudah menjelang pelaksanaan pemilu,” ungkap Nurul, saat ditemui usai pelantikan.

Selepas pelantikan, lanjut Nurul, sebagai agenda pertama, pihaknya akan menggelar rapat kerja untuk rencanakan kegiatan- kegiatan kedepan yang rencananya akan langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai basis utama PKB.

“Dalam pemilu nanti, sudah menjadi kewajiban dari partai politik untuk bisa memenuhi kuota 30 persen, oleh karena itu akan kita upayakan kader atau pengurus Perempuan Bangsa yang sudah dilantik ini untuk maju, karena perempuan- perempuan ini jarang sekali yang berminat untuk menjadi calon legislatif, maka perlu kita dorong agar mereka mau maju dan ikut membesarkan PKB,” jelasnya.

Nurul berharap kedepan perempuan tidak hanya sekedar memenuhi kuota 30 persen saja tapi bagaimana perempuan bisa mengambil peran distribusi kader diberbagai lini, utamanya dijabatan- jabatan politik, tidak hanya di DPRD tapi jabatan publik lainya, lalu mendongkrak suara partai.

“Karena perempuan itu sifatnya luwes, jadi jika mengajak masyarakat itu sifatnya fleksibel dan lebih pantes,” ujarnya.

KEtua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Jawa Tengah, yang juga sebagai anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi PKB Dapil 1, Hj. Nur Saadah, S.Pd.I., M.H, mengatakan, selain melantik DPC dan PAC Perempuan Bangsa, kedatangannya di Purworejo juga untuk menyemangati perempuan bangsa baik pengurus ditingkat cabang maupun ditingkat anak cabang se- Kabupaten Purworejo.

“Niatnya adalah bagaimana Perempuan Bangsa ini bisa bergerak secara masiv karena pemilu tidak lama lagi tinggal 380an hari lagi, sehingga Perempuan Bangsa sebagai perempuan yang loyalis dan juga ulet serta setia itu bisa kita berdayakan untuk memenangkan PKB pada pemilu yang akan dihelat pada tahun 2024 nanti,” katanya.

Menurutnya, peran perempuan sangat penting dan vital, dan dibutuhkan diberbagai lini, atau diranah publik, karena perempuan akan mempengaruhi kebijakan yang luar biasa diberbagai bidang.

“Dipendidikan banyak pendidik perempuan yang berhasil memberikan pendidikan lebih, didunia kesehatan juga sama, sama halnya ketika didunia politik, berada dipengambil kebijakan, baik di DPR maupun di DPRD itu peranya sungguh luar biasa, karena semua keputusan publik, keputusan kebijakan dari pemerintah tentu dari usulan dan isi hati nurani para anggota atau pengambil kebijakan, tapi kalau itu perempuan tentu akan lebih perhatian kepada bagaimaba mensejahterakan perempuan dan anak, dimana sampai hari ini perempuan dan anak masih belum maksimal didalam mendapatkan perhatian dari pemerintah. Terlebih kesejahteraan perempuan masih dibawah rata- rata, oleh karena itu peran perempuan didunia politik untuk pengambilan kebijakan yang berpihak kepada perempuan itu sangat vital sekali,” jelasnya.

Disampaikan, Perempuan Bangsa adalah organisasi perempuan sayap dari PKB, sehingga gerakan perempuan dari mulai masih remaja, pemilih pemula, ibu -ibu, bahkan yang sudah menjadi nenek nenek semua bergabung atau tergabung dalam perempuan bangsa.

“Jadi jangkauanya sangat luas oleh karenanya mari semua perempuan bergabung di perempuan bangsa yang banyak didominasi oleh ibu- ibu muslimat, fatayat, IPPNU dan juga PMII, sebagai organisasi mahasiswa putri semua bisa bergabung di Perempuan Bangsa. Oleh karena itu jalur yang tepat untuk menyalurkan aspirasi kita semua sebagai perempuan adalah melalui Perempuan Bangsa yang merupakan sayap politik PKB,” terangnya

Dirinya berharap Perempuan Bangsa di Kabupaten Purworejo tidak hanya sekedar memenuhi kuota 30 persen perempuan sebagaimana yang telah ditentukan oleh undang- undang pemilu, akan tetapi bener- bener berani maju dan berkompetisi pada pemilu yang akan datang.

“Sehingga penambahan kursi PKB adalah dimiliki oleh perempuan yakni dari Perempuan Bangsa,” tandasnya. (*)

Caption: Saat pelantikan berlangsung.

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + five =

Back to top button