Pemerintahan

Naik Vespa ke Kutoarjo Expo, Bupati Agus Bastian Borong Kue UMKM

PURWOREJO, detakjateng-Usai bersepeda santai dalam kegiatan Bupati Menyapa Warga (BMW), Bupati Purworejo, RH Agus Bastian, SE, MM langsung touring menggunakan sepeda motor bersama komunitas pecinta Vespa, Geng Spekta. Bersama Geng Spekta, Agus Bastian langsung menuju Kutoarjo Expo di Alun-alun Kutoarjo, Minggu (20/08/2023).

Kegiatan yang diberi nama Spekta Merah Putih Riding ini bertujuan untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia. Geng Spekta sendiri beranggotakan pejabat, pengusaha, wartawan, tokoh masyarakat, dan lainnya di Kabupaten Purworejo.

Bupati mengendarai Vespa Excel, dengan spesifikasi keluaran akhir tahun 1980-an. Turut mendampingi Wakapolres Purworejo Kompol Fadli SH SIK, Kepala Rutan Kelas 2B Mochammad Mukaffie, Kepala Dinporapar Stephanus Aan Isa Nugraha, Ki Lurah Offroad Harjanto, dr Muhammad Bima Arrynugrah, MARS dan puluhan riders. Total ada 25 riders yang ikut dengan mengendarai berbagai jenis Vespa antara lain PX, Super, Sprint, Excel dan VBB.

Rombongan start dari Pendopo Rumah Dinas Bupati kurang lebih pukul 10:37 WIB dan langsung melintasi jalan nasional menuju Alun-alun Kutoarjo untuk memonitoring langsung Kutoarjo Expo. Bupati langsung menuju stand-stand UMKM, membeli produk-produk UMKM.

Ia juga memborong kue sus, koe moaci dan kacang bawang dari tiga stand UMKM lalu dibagikan ke peserta touring dan warha yang ada di dekatnya. Tanpa canggung, ia membawa sendiri baki kue dan kacang untuk membagikannya. Disela-sela itu Bupati mengadakan Quiz berupa tebak-tebakan, dan salah satu dari masyarakat berhak mendapatkan uang Rp500 ribu karena berhasil menjawab.

Pada sesi doorstop Bupati mengungkapkan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia. “Hari ini kami memperingati HUT ke-78 RI dengan cara touring mengendarai Vespa. Juga mengunjungi Kutoarjo Expo yang sudah tiga hari digelar,” katanya.

Bupati menceritakan bahwa dirinya pernah memiliki dua buah Vespa di tahun 80-an. Vespa itu dipergunakan untuk kendaraan kuliah sampai mengantar jemput sekolah putra-putrinya. Tetapi kemudian harus dijual untuk membeli susu anaknya. “Tapi Vespa-vespa itu akhirnya saya jual karena kepepet, uangnya untuk beli susu anak pertama saya, Bima,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinporapar sekaligus Ketua Geng Spekta Stephanus Aan Isa Nugroho mengatakan, komunitas ini terbentuk karena ingin menjalin silaturahmi yang nanti akan berdampak pada promosi UMKM.

“Kami ingin menjalin silaturahmi dengan kegiatan-kegiatan sosial. Kami juga akan ikut berpartisipasi untuk meningkatkan pendapatan dan mempromosikan UMKM yang ada di Kabupaten Purworejo,” pungkasnya. ADV/NING.

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − 4 =

Back to top button