Pemerintahan

Pejabat Daerah Merasa Risih Diawasi

WONOGIRI Para pegawai di lingkungan Pemkab Wonogiri kadang merasa risih, karena semua gerak geriknya selalu diawasi. ‘’Kita itu selalu diawasi, dan yang mengawasi itu tak hanya menggunakan kacamata biasa melainkan  menggunakan tele, trus tele nya dizoom sampai pol. Padahal sekarang semua yang kita lakukan itu sudah berbasis aplikasi,’’ kata Haryono Sekda Wonogiri pada acara sosalisasi pengendalian gratifikasi dan pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri, di ruang rapar Kantor Sekda Wonogiri, Kamis (14/9)

Haryono menegaskan bahwa sekarang pengawasan keuangan sudahlah sangat ketat. ‘’Semua berbasis aplikasi. Jadi kalaupun masih ada yang korupsi, paling korupsi waktu. Atau perjalanan dinas yang nilanya tak seberapa,’’ papar Haryono yang diiyakan para peserta sosialisasi yang terdiri dari perwakilan kepala desa, para direktur perusahaan daerah, rekanan dan kepala dinas.

Walau demikian, masih kata Haryono, para pegawai tetap harus selalu berhati-hati dan jangan  coba-coba melakukan korupsi.

Pada kesempatan yang sama, Haryono juga memaparkan bawa  sebenarnya menuri uang negara itu sah apabila menggun akan aturan. ‘’Contoh, kalian  menerima TPP itu sah karena ada aturan nya. Coba tidak ada aturan yang memayunginya, hal itu menjadi tidak sah,’’ ungkapnya sembari memberikan  contoh lain, kalau di pusat sana ada menteri yang  menduduki jabatan sampai 30, dan itu juga sah karena telah terlebih dahulu dibuat aturannya.(tls)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + 16 =

Back to top button